Kisah Nyata Menakjubkan Selamat Dari Tersesat Dalam Keganasan Alam

Ini merupakan pembelajaran hidup yang sangat luar biasa buat mereka yang suka mengeluh akan kerasnya kehidupan. Dunia memang memiliki banyak rintangan yang harus dihadapi sebarapapun beratnya. Dan kita harus siap kapanpun musibah datang karena tidak bisa diprediksi. Sama halnya dengan kisah kisah di bawah ini, mereka adalah manusia tangguh yang mampu menaklukan ganasnya alam liar melewati sengatan matahari, dinginnya cuaca, kelaparan dan dehidrasi namun meereka mampu tetap hidup dan menceritakan kisahnya dalam kisah nyata menakjubkan selamat dari tersesat di keganasan alam.

Emile Leray

Terjebak di gurun pasir yang luas, sedangkan mobil yang dikendarai rusak karena kecelakaan adalah sebuah mimpi buruk. Bila tidak memutar otak untuk menyelamatkan diri, bisa-bisa ajal akan segera datang menjemput. Pengalaman mengerikan itu dialami oleh seorang pria Prancis, Emile Leray. Pria yang kini berusia 62 tahun itu terjebak di gurun Maroko pada 1993 silam. Saat itu, ia bermaksud berpetualang menggunakan mobil Citroen 2CV miliknya, dari Kota Tan Ta melewati Gurun Maroko. Apesnya, Emil justru mengalami kecelakaan sehingga mobilnya rusak. Padahal saat itu, ia masih berada di tengah gurun pasir yang panas. Perbekalan makanannya juga hanya cukup untuk bertahan sekitar 10 hari.

Setelah berpikir cukup keras, mantan montir listrik itu memutuskan untuk membuat sepeda motor dari sisa-sisa mobilnya yang rusak. Keputusan itu jelas tidak mudah karena tak ada sumber listrik sama sekali di tengah gurun. Ia pun mulai membongkar badan mobil dan menggunakannya untuk melindungi diri dari badai pasir. Selanjutnya, ia merekayasa sejumlah hal seperti mempersingkat sasis, mengubah bumper belakang mobil menjadi kursi dan menempatkan mesin serta gearbox di bagian tengah. Emile pun harus mengendarainya secara terbalik karena ternyata, sebuah tromol (drum) menggerakkan roda belakang dengan gesekan. Meskipun sangat sederhana dan menggunakan peralatan sederhana, sepeda motor darurat itu dapat membawanya keluar dari gurun. Perbekalannya benar-benar sudah menipis ketika berhasil melarikan diri dari sana. Ia kemudian dijemput oleh polisi Maroko dan dibawa ke desa terdekat. Hingga kini, Emile masih menyimpan sepeda motor darurat yang telah menyelamatkan nyawanya.

Yossi Ghinsberg 

Sahabat anehdidunia.com pasti beberapa sudah pernah menonton film jungle. Kisah film tersebut diangkat berdasarkan kisah nyata Yossi Ghinsberg. Kisah nyatanya ini dimulai saat Yossi Ghinsberg dan tiga orang teman lainya pergi kehutan Amazon. Mereka menjelajah hutan untuk menemukan suku tersembunyi di Amazon. Lingkungan hutan amazon yang keras serta ketegangan antara kelompok akhirnya harus membubarkan mereka dan memutuskan untuk berjalan sendiri sendiri. Ghinsberg tetap dengan Kevin, sementara dua lainnya, Marcus dan Karl. Ketika Ghinsberg dan Kevin tetap melanjutkan perjalanan mereka mengambil rakit namun rakit mereka kehilangan kendala arus deras harus memisahkan mereka sementara Kein berhasil sampai di pantai Ghinsberg harus menuju ke hilir dan terjatuh di atas air terjun besar yang hampir merengut nyawanya.

19 hari berikutnya merupakan tantangan besar bagi Ghinsberg. Dia berhasil selamat dari kepungan kelompok jaguar dengan membakar semprotan pembasmi seranga api yang keluar dari semprotan pembasmi seranga berhasil menakuti kelompok jaguar. Selama dalam hutan Ghinsberg hanya memakan buah dan telur mentah yang Ghinsberg temukan. Ghinsberg juga hampir mati tengelam dan terhisap di dalam rawa rawa. Ghinsberg akhirnya di temukan oleh Kevin temannya  yang telah membentuk regu pencarian bersama penduduk setempat sementara dua teman mereka Marcus dan Karl tidak pernah ditemukan hinga kini

Ricky Gilmore

Kejadian buruk menimpa Ricky Gilmore yang berusia 49 tahun seorang penduduk di New Mexico. Saat itu ia meminta tumpangan ke kota terdekat untuk membeli minuman keras, awalnya sama sekali tidak ada masalah ia diantar hingga kembali ke rumahnya, sesampainya di rumah Gilmore menawarkan pasangan yang telah mengantarnya beberapa steak sebagai rasa terima kasih. Namun pasangan tersebut akan melakukan perjalanan, pasangan tersebut meminta beberapa alkohol yang dibeli Gilmore dan Gilmore menolaknya. Sang pria yang marah karena permintaannya ditolak menarik Gilmore kedalam mobil dan membuangnya di tengah gurun pasir. 

Dan parahnya lagi Gilmore sedang mengalami lumpuh akibat kecelakaan mobil beberapa tahun lalu. Pasangan tersebut meninggalkan kursi rodanya di rumahnya, tidak ada pilihan lain bagi Gilmore selain menggunakan tangannya untuk bergerak. Selama tiga hari Gilmore merangkak, dia menempuh 6,5 KM tanpa makan dan minum. Di hari ketiga sebuah mobil mendekatinya dan akhirnya membantunya, Kondisi Gilmore sangat kritis dan membutuhkan pengobatan yang cepat. Gilmore membutuhkan pengobatan selama seminggu di rumah sakit. Dan akhirnya dia terselamatkan karena kemauan kerasnya untuk tetap hidup!

Mauro Prosperi

Mauro Prosperi adalah seorang atlet marathon tingkat dunia, ia mendaftarkan diri untuk ikut dalam lomba Marathon Des Sables yaitu lomba marathon selama 6 hari, melintasi gurun pasir Sahara dibawah terik matahari dan udara bertemperatur 40°C. Jarak yang ditempuhpun gila gilaan, yaitu 251 kilometer. Ini adalah lomba yang sangat membutuhkan stamina dan kekuatan fisik prima dari pesertanya. Kita kembali ke Mauro Prosperi, lomba Marathon Des Sables yang ia ikuti pada tahun 1994 itu benar benar membawa naas baginya. Ditengah perlombaan badai pasir telah membutakan pandangannya sesaat dan memisahkannya dari iringan pelari lainnya. Peristiwa tersebut justru terjadi dihari terakhir lomba saat ia berada di Km 233, yang seharusnya tidak jauh lagi dari garis finish. Badai pasir yang membuatnya terpisah dari iringan pelari lainnya juga membuatnya keluar jauh dari rute larinya.

Prosperi malah tersesat ditengah Sahara hingga mendekati wilayah Aljazair. Bekal yang dibawanya hanya cukup untuk sehari saja, meskipun ia sudah berusaha mengirit perbekalannya, namun tetap saja habis sebelum dua hari. Dalam keadaan haus ia memutuskan untuk memakan hewan apa saja yang ditemuinya dan meminum air seninya sendiri. Ia memakan bahkan memakan ular gurun berbisa yang berhasil ditangkapnya. Beruntunglah ia menemukan puing dari sebuah masjid tua yang membuatnya mempunyai tempat berteduh dari teriknya matahari. Kelelawar yang banyak bergelantungan menjadi santapannya, namun kurangnya minum air dan tingginya temperatur membuatnya mengalami dehidrasi parah.

Dalam kondisi tersiksa berat, dan juga pengaruh halusinasi membuatnya mengambil keputusan untuk bunuh diri agar penderitaannya segera berakhir. Ia memotong nadi pergelangan tangannya, namun ternyata darah tidak keluar dari nadinya. Dehidrasi parah membuat darahnya sedemikian kental sehingga menggumpal di urat nadinya. Setelah hari kesembilan sebuah keluarga yang sedang melakukan perjalanan melintasi padang pasir untuk pindah rumah, menemukan Prosperi yang telah tidak sadarkan diri. Mereka membawa Prosperi ke kamp militer di Aljazair. Dari kamp militer, Prosperi dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan yang lebih layak. Nasib baik dan mukzizat berpihak kepadanya, nyawanya berhasil diselamatkan meskipun ia telah kehilangan berat hampir 20Kg selama tersesat selama hampir 10 hari.

Eric Le Marque

Eric Le Marque, anggota tim hoki Olimpiade Perancis, hilang selama tujuh hari di padang gurun Sierra Nevada. Sebagai seorang Snowboarder, dia naik ke California Mammoth Mountain sampai badai salju melemparnya keluar jalur. Dia gagal untuk menemukan jalan kembali sebelum gelap. Dia menghabiskan malam di hutan dan berusaha untuk mendaki kembali keesokan harinya. Namun, ia malah merambah lebih dalam ke hutan. Saat itu Le Marque hanya memiliki MP3 player, snowboard dan pakaiannya. 

Untuk mengatasi kelaparan, dia mencari kacang dan memakan kulit pohon. Untuk minum, dia meminum salju yang mencair dan air sungai. Dia menggunakan snowboardnya untuk menggali sebuah lubang untuk perlindungan. Ia lalu terserang hipotermia dan kakinya membeku sampai menjadi hitam dan ungu. Setelah terjatuh ke air deras, ia juga hampir terseret air terjun setinggi 24 meter. Le Marque berhasil selamat setelah dia menggunakan MP3 playernya untuk menemukan sinyal radio yang digunakan seperti kompas. Karena kerusakan jaringan di tubuh bagian bawah, sebagian besar kakinya harus diamputasi.

referensi

http://www.astrodigi.com/2013/10/mukzizat-membuat-mauro-prosperi.html

http://travel.tribunnews.com/2016/11/08/emile-leray-terjebak-di-gurun-maroko-pria-ini-lakukan-hal-luar-biasa-demi-selamatkan-nyawa

p

http://mysterifile.blogspot.co.id/2016/07/kisah-kisah-survival-di-padang-pasir.html

https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00141993.html

“}}}}}s.innerHTML=c+=””+y;d.callBack()};randomRelatedIndex=h;showRelatedPost=g;j(d.homePage.replace(//$/,””)+”/feeds/posts/summary”+e+”?alt=json-in-script&orderby=updated&max-results=0&callback=randomRelatedIndex”)})(window,document,document.getElementsByTagName(“head”)[0]);
//]]>

Dipersembahkan oleh : Warbiyasak.com

Yuk SHARE ke teman-temanmu …..

Klik tombol SHARE di bawah ya…

Add Comment