Foto-Foto Jejak Tapak Kaki Raksasa Misterius Di Magelang


Warga Dusun Barepan RT 01/RW 05 Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, atau sekitar 1 kilometer dari Candi Borobudur bernama Surawan (50 tahun) terkejut bukan kepalang mendapati pot-pot bunga diteras rumahnya jatuh bergelimpangan.

Lebih mengejutkannya lagi adalah terlihat dua bekas yang mirip jejak kaki berukuran besar, membekas di atas tanah pekarangannya. Kemudian ia memberi tahu keluarga dan tetangganya atas temuan tersebut.

“Saya baru pulang sekitar pukul 24.00 WIB tengah malam, ketika mau masuk rumah kok pot-pot berantakan? Lalu saya periksa pakai senter, dan menemukan ada bekas mirip jejak kaki tapi besar,” ujar Surawan.

 


Pot-pot bunga diteras rumahnya jatuh bergelimpangan

Dia perhatikan lagi, jejak tersebut memang mirip dengan kaki manusia, namun ukurannya lebih besar dari kaki orang dewasa. Ukuran panjang sekitar 30 sentimeter, lebar 13 sentimeter dan kedalaman sekitar 4 sentimeter.

“Ada dua bekas, mirip kaki kanan dan kaki kiri. Jarak keduanya sekitar satu meter. Kaki kanan membekas di tanah pekarangan sedangkan kaki kiri di lantai teras, yang bentuknya sudah sedikit berantakan,” ujar Surawan yang bekerja sebagai petugas keamanan di Taman Wisata Candi Borobudur (TWC) Magelang itu.

 

Kabar tersiar, hal mistik pun menyebar

Keberadaan jejak atau tapak “kaki raksasa” atau dalam bahasa Inggris disebut “Bigfoot” ini, beritanya pun mulai tersebar di tangah warga.

Kabar tersebut dengan cepat tak hanya menyebar ke telinga masyarakat sekitar, namun juga hingga ke media sosial.

Maka sejak penemuan itu, puluhan warga berdatangan ke rumah Surawan ingin menyaksikan jejak kaki tersebut dengan nyata dari dekat.

Surawan sendiri tidak mengetahui apakah benar itu adalah jejak kaki manusia atau bukan. Namun ada beberapa cerita, bahwa telapak kaki itu milik makhluk astral yang konon menghuni pohon Mojo di pekarangan depan rumahnya.

 


Surawan (50 tahun) dan jejak kaki raksasa di depan rumahnya.

Pekarangan itu milik tetangganya bernama Zaenal. Akan tetapi, lanjut Surawan, pohon tersebut ditebang oleh pemiliknya dengan alasan pohon sudah cukup tua dan tidak rapi lagi. Pemilik juga beralasan, di lokasi tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.

Surawan juga menyatakan, “Tetangga sudah mengingatkan tapi tidak diindahkan, jadi katanya pemilik jejak itu adalah makhluk penguhi pohon Mojo tersebut”.

Yehana, tetangga Serawan, menambahkan jejak kaki tersebut kemungkinan bukan milik manusia normal mengingat ukuran yang tidak sewajarnya.

“Saya termasuk orang yang tidak percaya hal-hal aneh semacam ini. Tapi ada faktanya, berupa bekas telapak kaki raksasa. Kemungkinan makhluk ini ingin menunjukkan eksistensinya setelah ‘rumahnya’ dirusak,” ujar Yehana.

Di Indonesia, sebelumnya juga sudah pernah beberapa kali ditemukan jejak-jejak tapak kaki raksasa misterius di berbagai tempat, misalnya seperti di Desa CIlame, Bandung Barat pada tahun 2009 silam.

 


Perbandingan jejak kaki raksasa dan sebuah sepatu.

Masih di tahun yang sama, 2009, di Desa Darok, Senggau, Kalimantan Barat juga pernah ditemukan jejak atau tapak kaki raksasa. Penduduk desa kaget ketika melihat setapak jejak kaki raksasa yang muncul diluar pagar salah satu penduduk.

 

Dan kali ini adalah yang ketiga, yang ditemukan oleh Surawan, warga Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Namun dari semua tapak kaki raksasa yang diberitakan selama ini adalah berita yang sempat tersiar luas.

Tak ada yang tahu pernah terjadi berapa kali penampakan tapak kaki raksasa yang tidak tersiar luas ke media sejak masa lalu.

Dan menurut dugaan Yehana, tetangga Serawan, jejak kaki bertapak besar itu adalah bekas jejak milik makhluk raksasa dengan tingginya sekitar 2,3 meter hingga 2,5 meter, dan berat mencapai 150 – 200 kilogram.

Dipersembahkan oleh : Warbiyasak.com

Yuk SHARE ke teman-temanmu …..

Klik tombol SHARE di bawah ya…

Add Comment