4 Ritual Paling Tak Masuk Akal Sebelum Menikah

Biasanya, dua sejoli yang hendak melangsungkan pernikahan melakukan beberapa ritual sesuai dengan adat istiadatnya. Ada yang disuruh untuk tidak ketemuan selama beberapa hari, ada pula yang berpuasa sebelum hari pernikahan. Ritual semacam itu sudah biasa di Indonesia dan memiliki maknanya sendiri-sendiri. Tentunya, makna dari ritual tersebut demi kebaikan kedua mempelai.

Rupanya ritual sebelum menikah tidak hanya di Indonesia saja. Di berbagai negara juga ada ritual seperti ini. Tetapi ada juga ritual sebelum menikah yang terkesan aneh dan sulit dipercaya. Seperti beberapa ritual berikut ini.

1. Makan apel yang dikempit di ketiak wanita

Tradisi ini ada di suku pedalaman di Austria. Bagi penduduk asli sana, terdapat ritual yang bisa dibilang cukup menjijikkan. Pada perayaan pesta bujang, baik pria lajang maupun wanita lajang akan dikumpulkan untuk menarik bersama. Bedanya, para wanita diharuskan mengapit potongan apel pada ketiak mereka.

Setelah keringat bercucuran, barulah apel tersebut diberikan dan dimakan oleh calon suaminya. Rasa apel yang dicampur keringat ketiak wanita menggambarkan seberapa besar tingkat seksual si wanita, apakah ia liar, normal, atau justru tidak memiliki hasrat.

2. Festival Gerewo di Afrika

Jika biasanya wanita yang lebih ribet dalam urusan penampilan, maka di suku Wodaabe yang berada di Afrika ini justru sebaliknya. Kaum pria disana akan melakukan perawatan tubuh selama berhari-hari, mulai dari luluran, maskeran, sampai terapi tradisional. Hal ini agar dapat menarik perhatian wanita.

Kemudian pada festival Gerewo, para pria akan memakai pakaian favorit mereka selama seminggu tanpa dicuci. Konon, pakaian yang tidak dicuci dapat menambah ketampanan mereka.

Sementara itu, pihak wanita hanya duduk dan mengamati pria mana yang berhasil mencuri hatinya. Pada akhir festival, si wanita akan memilih pria untuk dijadikan calon suaminya. Biasanya setelah dipilih menjadi kekasih, keduanya akan melangsungkan pernikahan beberapa bulan kemudian.

3. Pondok cinta

Bisa jadi ritual ini yang paling menarik sekaligus paling aneh. Di Suku Zulu, seorang ayah akan membuat pondok kecil di samping rumahnya. Pondok ini akan dihuni anak perempuannya dan laki-laki mana pun boleh untuk melakukan hubungan serius dengan anaknya pada malam hari.

Namun pihak keluarga masih mengawasi aktifitas di dalam pondok tersebut meski tidak ketat. Kemudian sang ayah akan meminta beberapa ekor sapi kepada pria tersebut. Apabila si pria mampu membelikan sapi, maka ia akan diakui sebagai menantunya. Tetapi jika sebaliknya, maka hubungan cinta mereka harus kandas saat itu juga.

4. Ritual romantis di suku Dai

Ritual yang ada di suku Dai yang berada di China ini bisa dibilang cukup romantis. Ada hari khusus dimana para bujang laki-laki maupun perempuan berkumpul. Wanita suku Dai akan duduk melingkar mengelilingi api unggun. Sementara itu, pria suku Dai akan tepar pesona dengan kemampuan yang ia miliki, entah itu menyanyi, menari, maupun bermain alat musik.

Apabila ada wanita yang tertarik dengan pria tersebut, maka ia akan mempersilahkan si pria duduk disebelahnya. Kemudian keduanya mulai berkenalan dan mengobrol sampai pagi hari.

Apa Pendapatmu ?

Dipersembahkan oleh : Warbiyasak.com

Yuk SHARE ke teman-temanmu …..

Klik tombol SHARE di bawah ya…

Add Comment